15 Pejabat Struktural Dinas Kesehatan di Mutasi

15 Pejabat Struktural Dinas Kesehatan di Mutasi

Kini giliran Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dimana terjadi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pejabat Struktural di lingkungannya sendiri, sebanyak 15 orang mendapatkan promosi maupun rotasi. Pengambilan sumpah dan pelantikan ini dilakukan Wakil Bupati Kuningan Drs. H. Momon Rochmana, MM, didampingi Sekda Kuningan Drs. Nandang Sudrajat dan disaksikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Drs. Nurahim, M.Si. dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Kadaryanto, M.Kes. di Ruang Rapat Dinas tersebut, Senin (31/1).
Kepala BKD Kuningan melalui Kabid Mutasi BKD Drs. Ade Priatna, M.Si. menuturkan berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor : 821.27/KPTS. 35-BKD/2011, tanggal 27 Januari 2011 tentang pengangkatan dan alih tugas pejabat struktural di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, bahwa Ade Sarpudin, S.KM., M. Kes. Semula Kepala Seksi Promosi pada Bidang Jaminan dan Sarana Kesehatan Dinkes menjadi Kepala UPTD Puskesmas Ciniru, Aan Sugandi menggantikan Jabatan Ade Saprudin, Drg. Fahmi Nurdin jabatan baru Kepala UPTD Puskesmas Kramatmulya semula Dokter gigi di UPTD Puskesmas Kramatmulya.
Kepala UPTD Puskesmas Linggarjati, Rohidin, S.KM., menjadi Kepala UPTD Puskesmas Mandirancan, sementara itu dr. Hj. Susi Lusiyanti Kepala UPTD Puskesmas Cilimus menggantikan Rohidjah, SKM, Dr. Eddy Syarief semula Kepala UPTD Puskesmas Pancalang sekarang Kepala UPTD Puskesmas Cilimus, Kepala UPTD Puskesmas Jalaksana Maman Sukirman, S.Sos menjadi Kepala UPTD Puskemas Hantara, Yayat Hidayat, BSc., S.AP., Kepala UPTD Puskemas Cigandamekar menjadi Kepala UPTD Jalaksana, dan lainnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kuningan Drs. H. Momon Rochmana, MM menyatakan, mutasi ini dilakukan dalam rangka pembinaan, pengembangan karier dan menjaga kondusifitas di lingkungan kerja. Disamping itu, untuk penyegaran dan regenerasi kepemimpinan yang didasarkan pada kemampuan, profesionalisme dan kepercayaan dari pimpinan.
Dan juga untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai dan mewujudkan prestasi kerja dan kinerja aparatur pemerintah ke arah yang lebih baik. Untuk itu, kepada semua aparatur dalam posisi apapun bertugas harus siap dan tanggap terhadap perkembangan perubahan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks dan peduli akan setiap masalah yang berkembang di lingkungan kerja dan masyarakat.
Selanjutnya, Wakil Bupati Kuningan mengungkapkan, pejabat struktural lingkup Dinas Kesehatan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat, hendaknya dapat memberikan pelayanan yang optimal mengingat bidang kesehatan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan.
Untuk melaksanakan tugas dan fungsi kerja, diharapkan dapat menjalin komunikasi dan koordinasi dengan semua unsur baik secara internal dengan rekan kerja, maupun secara eksternal dengan masyarakat yang dilayani agar terhindar miskomunikasi dan tercipta kondusifitas di lingkungan kerja.
Sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 30 tahun 1980 tentang disiplin pegawai, setiap pejabat struktural diharapkan menjadi pelopor dalam penegakan disiplin terutama berkaitan dengan pengawasan melekat terhadap bawahan yang harus dilaksanakan dengan lebih intensif karena itu perlu saya tegaskan, apabila terjadi pelanggaran di lingkungan kerja maka konsekuensinya akan berdampak pula pada pemegang jabatan struktural.
Kaitan dengan pentingnya kesehatan ini, Wakil Bupati Kuningan mengharapkan, para pejabat yang baru dilantik dapat membawa perubahan terutama prilaku hidup sehat masyarakat karena hal ini memiliki pengaruh besar hingga mencapai 40 persen untuk peningkatan tarap hidup sehat. Disamping gaya hidup 35 persen, 20 persen pelayanan kesehatan dan 5 persen lingkungan.( Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).