Diskominfo Kab.Kuningan Latih RW Cara Mengunakan Aplikasi Sapa Warga

Kuningan, Info,- Kuningan Menindak lanjuti kegiatan pelatihan Aplikasi Sapa Warga yang digelar pada bulan September lalu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan, kembali memberikan pelatihan kepada ketua RW dan perangkat desa tentang cara menggunakan aplikasi tersebut.

“Pelatihan ini diberikan, karena pada pelatihan sebelumnya, para peserta yang terdiri dari ketua RW, Aparatur Desa dan Kecamatan serta relawan TIK yang ada di Kabupaten Kuningan belum mendapatkan bantuan Smartphone sebagai media komunikasinya,” kata Heri Juheri, S.Kom, salah satu Tim IT Diskominfo Kab.Kuningan, saat memberikan pelatihan di Kelurahan Purwawinangun, Jum’at (8/11/2019). 

Dalam pelatihan tersebut, dikatakan Heri, para peserta yang terdiri dari Ketua RW dan Perangkat Desa, diharuskan menginstal Aplikasi Sapa Warga terlebih dahulu di Smartphone kemudian login/atau masuk aplikasi dengan akun e-mail supaya dapat menggunakan aplikasi tersebut.

Lebih lanjut Heri menjelaskan, fitur yang dimiliki oleh aplikasi Sapawarga meliputi fungsi aspirasi, yaitu untuk menyampaikan aspirasi, saran, keluhan, dan ide dari masyarakat melalui polling, survei, dan fitur pelaporan ke pemerintah daerah. Selian itu terdapat pula fitur informasi, yaitu untuk mendapatkan broadcast informasi program pemerintah dan informasi penting, termasuk harga pangan, lelang, dan nomor kontak darurat.

“Dalam Aplikasi Sapa Warga terdapat pula fitur Pelayanan Publik, yaitu untuk efisiensi pelayanan publik, termasuk untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Perizinan, dan Administrasi,” terangnya.

Dibangunnya Aplikasi Sapa Warga, dikatakan Heri, bertujuan agar Gubernur Jawa Barat bisa berkomunikasi dengan masyarakat, hingga level yang paling bawah yaitu RW.

“Nanti yang Kecamatan, Desa dan Kabupaten, mereka nanti akan mengelola admin dari aksi tersebut. RW ini pengguna aplikasi di smartphone yang digunakan. Outputnya, Gubernur bisa mengetahui bagaimana usulan atau aspirasi rakyat di wilayah yang paling kecil yaitu RW, tentang kaitannya hal-hal yang sifatnya bagaimana membangun Jawa Barat. Dari sisi aspek komunikasi tampilan cara bisa lebih lancar,” pungkasnya. (info kuningan)