Pemdes Jambar Bangun Infrastruktur Untuk Kemajuan Bersama

Nusaherang,- Geliat pembangunan di desa Jambar, Kecamatan Nusaherang, baik fisik maupun non fisik selama kurun waktu 4 tahun berjalan selama kepemimpinan Kades Awan Kuswandi, terus menampakan perubahan yang signifikan.

Hal itu terbukti dari beberapa infrastruktur yang telah, sedang dan akan dibangun serta diperbaiki, termasuk prasarana lainnya yang terus dilengkapi.

Pada tahun anggaran 2019, pemdes Jambar masih terus mengalokasikan dana dari berbagai bantuan baik pusat maupun daerah, untuk mewujudkan infrastruktur yang representatif sebagai bagian dari program prioritas. Sangat beralasan, karena jika itu sudah terpenuhi akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dari berbagai sektor kehidupan.

Untuk menunjang program P2WKSS, di desa Jambar sedang dibangun taman ramah anak, gedung posyandu, penataan lingkungan, bahu jalan, pengadaan Pamsimas di dusun Pahing dan Manis, penambahan untuk kebutuhan air di dusun Kliwon blok Cikidang, pembangunan lanjutan jalan Cikidang, pembangunan 12 unit rutilahu dan pembangunan lapang bola voli.

Selain itu, dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan pula penataan Makam Leluhur Desa, pembangunan mesjid, pengadaan kusen stainless mesjid dusun Wage, penataan lingkungan dusun Puhun, penambahan mebeler untuk para santri di pondok pesantren, pemagaran halaman masjid dan lain-lain.

Kepala Desa Jambar, Awan Kuswandi, diruang kerjanya kepada Info Kuningan, Kamis (8/8/2019) mengatakan, seluruh kegiatan yang dilaksanakan sudah melalui musyawarah dan mufakat dengan lembaga dan elemen, sehingga dalam pelaksanaannya bisa berjalan secara maksimal.

“Alhamdulillah masyarakat juga mendukung dan kompak ikut berperan aktif dalam setiap kegiatan,” katanya.

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri, masyarakat merupakan bagian terpenting dalam setiap gerak dan langkah dari pembangunan. Untuk itu, pihaknya terus menjalin kerjasama melalui kekeluargaan yang harmonis dengan berbagai pihak dan masyarakat, karena tanpa peran serta aktif dari masyarakat secara keseluruhan pemdes tidak dapat berbuat banyak.

“Program yang kami laksanakan bertujuan semata-mata hanya untuk kepentingan dan kemajuan bersama. Karena semaunya berasal dari kita, oleh kita dan untuk kita. Yang sudah ada mari kita manfaatkan, jaga dan pelihara sebaik mungkin. Yang belum ada mari kita bersama-sama berupaya untuk mewujudkannya,” pungkas Awan. (infokuningan)