Bupati Kuningan Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Cigugur

CIGUGUR,- Bupati Kuningan, H.Acep Purnama, SH., MH membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cigugur, Senin (20/01/2020) di Aula Kecamatan setempat.

Selain dihadiri Bupati, hadir juga Anggota DPRD Kab.Kuningan, Drs.H.Nunung Sanuhri, M.Pd, Camat beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, Asda II Setda Kab.Kuningan Dr. Deni Hamdani, M.Si dan Tim Monitoring Kabupaten, TP-PKK, Lurah, Kepala Desa, dan Pendamping Desa se-Kecamatan Cigugur.

Sebelum membuka secara resmi kegiatan Musrenbang tersebut, Bupati Kuningan H.Acep Purnama, SH., MH dalam sambutannya mengemukakan, Musrenbang merupakan sarana dan forum multi pihak dalam menentukan prioritas kebijakan pembangunan daerah, serta berfungsi sebagai bentuk komunikasi para pemangku kepentingan dalam mencapai konsensus bersama mengenai kegiatan pembangunan yang akan datang.

Dikatakan Bupati, Musrenbang tahun 2020 dilaksanakan guna penyususnan Rencana Kerja Pembangunan (RKPD) Tahun Anggaran 2021 sebagai dasar penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2021, sebagaimana amanat UU nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Dengan demikian perencanaan pembangunan harus disusun sedemikian rupa berdasarkan permasalahan, serta isu-isu strategis yang berkembang dan pertimbangan politis dengan mengedepankan masyarakat luas," tuturnya.

Bupati berharap, dalam Musrenbang Kecamatan, Camat dapat mengarahkan ususlan kecamatan mengacu pada penyelesaian sembilan isu strategis, diantaranya pelatihan wirausaha dan UMKM dalam upaya menurunkan angka pengangguran, peningkatan sektor perdagangan dan industri berbasis produk unggulan, pengembangan desa wisata, Integrasi sistem aplikasi online untuk peningkata pelayanan publik, pembangunan/peningkatan/rehabilitasi jalan jembatan dan jaringan irigasi, peningkatan produktivitas pertanian, pembangunan jaringan pengaman sosial (pangan, kesehatan, pendidikan) dalam upaya mengurangi angka kemiskinan, revitalisasi posyandu, penyedia sarana prasarana kesehatan dan penanganan gizi buruk, serta peningkatan sarana prasarana pendidikan. (yudi/Bid IKP/Diskomifo)