Bupati Kuningan Gelar Rapat Terbatas Terkait Polemik Tempat Hiburan

PENDOPO,- Bupati Kuningan, H.Acep Purnama, SH., MH, Jum'at (17/01/2020) menggelar Rapat Terbatas terkait polemik tempat hiburan yang ada di wilayah Kabupaten Kuningan. Dalam rapat tersebut tampak hadir, Plt Kadisporapar, Sekretaris DPMPTSP, Kabag Hukum, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Satpol PP, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati mengambil langkah dengan mengeluarkan moratorium perijinan, baik perijinan baru maupun perpanjangan perijinan. Hal tersebut dilakukan dikarenakan telah banyak pelanggaran-pelanggaran yang merugikan dan meresahkan masyarakat serta adanya penolakan warga setempat terkait rencana adanya pembukaan tempat hiburan baru.

Selain itu, Bupati juga menekankan pengusaha tempat hiburan mematuhi ketentuan dan peraturan perijinan yang berlaku seperti tidak menjual minuman keras, narkotika dan obat terlarang serta pertunjukan musik semacam diskotik.

"Saya memerintahkan kepada pengusaha tempat hiburan untuk melaksanakan operasional sesuai dengan ketentuan yang diijinkan, jangan keluar dari sana. Antara lain, tidak adanya peredaran maupun penggunaan minuman-minuman keras, obat-obat terlarang, dan pertunjukan musik semacam diskotik. Karena sudah mengganggu dan meresahkan masyarakat, karena sudah ada polemik, banyak kejadian keributan yang disebabkan pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang sehingga membuat orang berpikir tidak wajar dan rasional," tegasnya.

lebih lanjut Bupati mengemukakan, pihaknya akan mengevaluasi terkait perijinan dan menindak tegas tempat-tempat hiburan yang sudah salah fungsi dalam operasionalnya demi kenyamanan dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Kuningan. Hal tersebut juga dilakukan dalam rangka menegakkan visi Agamis dalam Visi Kuningan MAJU (Makmur, Agamis, dan Pinunjul Berbasis Desa Tahun 2023). (yudi.Bid IKP/Diskominfo)