Bupati Kuningan Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI)

Kategori: 

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH. hadiri Acara Khitanan Masal dan Pembagian Sembako dalam Rangka Memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diselenggarakan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat Kabupaten Kuningan di Alun-alun Desa Garawangi, Kecamata Garawangi, Selasa (01/12/2020).

Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Ketua LKKS Kabupaten Kuningan beserta jajaran pengurus, Ketua PPDI Kabupaten Kuningan, Camat Garawangi beserta unsur forkopim Kecamatan Garawangi, Kepala Desa Garawangi beserta Kepala Desa Se-Kecamatan Garawangi. Dan Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Kuningan beserta jajaran dan para anggota IPSM.

Sejak Tahun 1992, masyarakat di seluruh dunia memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember. HDI tahun 2020 memiliki tema "not all disabilities are visible" (tidak semua disabilitas bisa terlihat). Tema ini mengisyaratkan pesan bahwa tidak semua ragam disabilitas dapat diketahui dan disadari oleh masyarakat umum.

Melalui kegiatan khitanan masal dengan peserta sebanyak 15 orang dan pembagian sembako bagi penyandang disabilitas/keluarga penyandang disabilitas sebanyak 150 orang yang digagas oleh pekerja sosial masyarakat (PSM), diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat tentang disabilitas, menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas, dan memberikan dukungan untuk meningkatkan kemandirian serta kesamaan hak penyandang disabilitas, dalam berbagai aspek kehidupan.

Pemerintah Kabupaten Kuningan senantiasa peduli terhadap penyandang disabilitas, ada beberapa kebijakan yang pro disabilitas, seperti membuka kesempatan menjadi asn bagi kalangan penyandang disabilitas mencanangkan dan melaksanakan kabupaten inklusif serta mengalokasikan anggaran untuk program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.

Dalam sambutan Ketua Asosiasi Dokter Keluarga (Asdokel) yang disampaikan oleh dr. Eddy, salahsatu peruntukan dari anggaran yang Asdokel miliki adalah untuk mendukung kegiatan pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial baik kegiatan promotive atau preventif di bidang kesehatan.

“Kami ada, hadir, bekerja dan mengabdi di Kuningan berkat pemerintah dan masyarakat Kuningan terutama yang memiliki BPJS baik BPJS PBI nasional atau Pemda, BPJS PNS, ataupun BPJS mandiri yang terdaftar di faskes Tingkat I swasta yang tergabung dalam Asdokel. Terima kasih atas kesempatan berpartisipasi dalam acara ini, semoga dapat bermanfaat bagi semua.” Ujarnya.

Pada kesempatan ini, Bupati Kuningan menyampaikan, dengan pandemi covid-19 yang saat ini masih ada, tidak menutup kemungkinan penyandang disabilitas akan rentan terdampak, mengingat mungkin saja mereka kurang paham tentang bahaya virus covid-19 tersebut. Perlu adanya upaya membangun kembali kehidupan yang lebih baik, lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui peringatan hdi ini, mari kita kikis stigma, diskriminasi, dan penolakan. Terhadap penyandang disabilitas. Saya berpesan kepada keluarga yang memiliki anak disabilitas. Agar jangan sampai menyembunyikan keberadaan mereka karena alasan malu dan lain sebagainya, akan tetapi hendaknya berikanlah hak dasar bagi mereka, terutama pendidikan dan kesehatan.” Ujar Bupati Kuningan.

Menurut Bupati Kuningan, apa yang telah dilakukan IPSM Kabupaten Kuningan melalui agenda peringatan HDI sebagai bentuk respon positif kepada para penyandang disabilitas, dalam upaya memberikan bantuan, dukungan, dan fasilitasi agar terwujud kesejahteraan sosial penyandang disabilitas dalam kehidupannya dapat memberikan manfaat. Terlebih IKPA PSM sebagai bagian dari pilar sosial merupakan pionir pembangunan kesejahteraan sosial, berada dekat dan berhubungan langsung dengan masyarakat.

"kepedulian dan pengabdian terhadap masyarakat yang kurang beruntung, harus terus dilakukan dan dioptimalkan lagi oleh psm. Saya yakin jika kita dapat membangun dan menguatkan sinergi, antara pemerintah daerah, PSM, lembaga swasta atau dunia usaha, dan masyarakat, maka berbagai permasalahan sosial, akan dapat ditangani dengan baik.” Pungkas Bupati Kuningan. (BID/IKP/DISKOMINFO)