Indonesian English

Hutan Kota Mayasih Miliki Nilai Historis dan Budaya

Kategori: 

Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya, Drs. H. Lili Suherli, M.Si, Kepala Bidang Jasa Konstruksi, Asep Abdul Mukti, Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi, Deni Komara, S.Ip, M.Si serta pemborong Maman KIK, Rabu (26/12) berkesempatan meninjau hasil pembangunan hutan kota Mayasih Kecamatan Cigugur yang merupakan hasil Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH).

“ Program P2KH tahun anggaran 2012 merupakan reward dari Pemerintah Pusat karena Kabupaten Kuningan telah menyelesaikan Perda Tata Ruang Wilayah yaitu Perda No.26 tahun 2011 dengan demikian Kabupaten Kuningan dipercaya sebagai pelaksana P2KH dan Kabupaten Kuningan merupakan salah satu Kabupaten dari 60 Kabupaten/Kota yang dipercaya oleh Kementrian Pekerjaan Umum melalui Dirjen Penataan Ruang sebagai Kabupaten yang konsen terhadap rencana aksi kota hijau,” papar  Drs. H. Lili Suherli, M.Si
P2KH ini, lanjut Beliau, diharapkan menjadi acuan bagi Kabupaten Kuningan sendiri untuk lebih serius dalam menata kota dan memberikan kebijakan dalam pembangunan yang berbasis lingkungan untuk mewujudkan visi Kabupaten Kuningan menjadi Kabupaten Konservasi.
Menurutnya, Hutan Kota Mayasih memiliki luas 5000 m2 dari luas yang tersedia 3.5 ha serta telah memenuhi 8 kriteria yaitu Green planning dan design, green open space, green community, green waste, green energy, green building, green transportation, green water.
Sementara itu Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda mengungkapkan bahwa sebagai Kabupaten Konservasi, Kabupaten Kuningan sangat Concern terhadap pentingnya keberadaan ruang terbuka hijau “ Ruang terbuka hijau merupakan ruang-ruang dalam kota atau wilayah dimana dalam penggunaannya lebih bersifat terbuka yang pada dasarnya tanpa bangunan, pemanfaatan ruang terbuka hijau lebih bersifat pengisian hijauan tanaman secara alamiah atau hasil budidaya, sampai saat ini Kabupaten Kuningan telah menyediakan berbagai jenis ruang terbuka hijau sesuai dengan peruntukannya, seperti taman kota, kawasan kegiatan olah raga serta jalur hijau. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menggagas pembangunan hutan kota pada lahan-lahan milik Pemerintah/Desa.
Hutan Kota Mayasih merupakan salah satu diantara beberapa hutan kota yang telah ada di Kabupaten Kuningan yang merupakan kawasan resapan air, mempunyai kemampuan tinggi untuk meresapkan air hujan, serta merupakan salah satu kawasan yang bernilai budaya bagi masyarakat Kuningan khususnya bagi masyarakat adat di Cigugur, hutan kota Mayasih menjadi kawasan wisata yang berbasis budaya yang dapat bermanfaat bagi pembangunan ilmu pengetahuan karena memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat lokal. ( Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).