Pembinaan dan Bimbingan Teknis Sekretaris Desa

Sebanyak  41 orang  Sekdes  yang  diangkat  dari  formasi  PNS, sebelum  terjun  kelapangan  diberikan  pembinaan  dan  bimbingan  teknis terlebih  dahulu oleh Wakil Bupati  Kuningan Drs. H. Momon  Rochmana, M.M melalui  Badan  Pemberdayaan  Masyarakat  dan  Desa (BPMD) Kabupaten Kuningan bertempat  di  Wisma Permata, Kamis (19/11). Tampak  hadir  Kepala BKD Kabupaten Kuningan Drs. Nurahim, M.Si, dan Kabid Mutasi BKD Drs. Ade Priatna, M.Si.

Desa mempunyai peran dan fungsi yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan dan pelayanan masyarakat. Karena desa merupakan tempat bertemunya kebijakan pemerintah dan aspirasi dari masyarakat, tempat dikoordinasikannya program-program pembangunan yang masuk ke wilayah perdesaan.

Disamping itu desa juga sebagai tempat terwujudnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan, tempat pemberian pelayanan kepada masyarakat secara langsung dan  tingkat pemerintahan yang mendukung Pemerintahan Kabupaten.

Dalam upaya meningkatkan performance Pemerintahan Desa, salah satunya adalah dengan mengisi jabatan Sekretaris Desa dari Pegawai Negeri Sipil. Dengan diisinya jabatan Sekretaris Desa dari Pegawai Negeri Sipil, Wakil  Bupati mengharapkan pelaksanaan tugas pemerintahan  dan administrasi desa akan lebih efektif, sekretaris desa akan mempunyai jam kerja yang lebih efektif dan  fungsi koordinasi  akan lebih baik.

’’Untuk itu,  sudah sepatutnya apabila kondisi ini disikapi  dengan  tekad dan sikap yang teguh untuk melaksanakan tugas dengan baik, penuh disiplin, dedikasi dan loyalitas, dimanapun saudara bertugas, karena pada prinsipnya saudara telah menyatakan kesiapan untuk melaksanakan tugas dimanapun saudara ditempatkan,“ tegasnya.

Ada hal  yang  perlu  diperhatikan selaku Sekdes karena  pekerjaan ini cukup menantang,  disamping memerlukan kemampuan administratif  juga memerlukan sikap yang lebih arif dan bijaksana,  karena berhubungan langsung dengan masyarakat desa.

“Namun saya yakin sebuah pekerjaan jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, tidak akan ada pekerjaan yang sulit.  Sehingga tidak perlu khawatir tidak mampu melaksanakannya, terlebih lagi sudah ada peraturan daerah yang mengatur tugas dan fungsi sekretaris desa,“ katanya.

Untuk itu, Wakil Bupati meyakinkan semua Sekdes yang  baru  ini  akan mampu melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab seiring berjalannya waktu sambil terus belajar, maka kemampuan akan datang (learning by doing). Ditambahkannya, kunci keberhasilan dalam melaksanakan amanah ini adalah kemampuan  untuk mewujudkan kebersamaan, baik dengan kepala desa, perangkat desa lainnya, BPD, Lembaga Kemasyarakatan dan  komponen masyarakat  lainnya.

Untuk mewujudkan kebersamaan ini, Wakil Bupati mengingatkan untuk melakukan  langkah-langkah diantaranya, komunikasi secara intensif dengan  berbagai komponen masyarakat, mengedepankan musyawarah dalam berbagai kegiatan dan pemecahan masalah, mengembangkan sikap terbuka dalam manajemen pemerintahan desa terutama  keuangan desa.

Ditegaskan Wakil Bupati Kuningan, kedudukan  sebagai  Sekdes tidak berlaku  untuk  seumur  hidup melainkan  ini  hanya  sebuah  proses kepegawaian. Karena mereka juga  bagian  dari  PNS sehingga  mempunyai  hak  yang sama. Tidak  menutup  kemungkinan  yang  memiliki  prestasi   mendapatkan  kedudukan  di  organisasi  yang  lebih  besar.

Dan perlu diingat pula kesuksesan seorang  pegawai   bukan  dari  orang  lain dan  dimana berawal ditempatkan melainkan dari prestasi, loyalitas, disiplin, keuletan dan keiinginan  untuk  maju. Seperti  contohnya Atang  Aprudin  yang  semula hanya petugas  agenda  surat dengan keinginan  yang  besar  untuk  mau  belajar   dia mampu  menjadi  Sekretaris  Kota  Bandung. 

Sementara  itu,   Kepala BPMD Drs. Ir. H. Durachman, MM melalui Kabid  Pemdes Drs. Agus Sumitra, M.Si mengatakan  maksud  kegiatan  ini sebagai  orientasi  tugas   PNS  yang  ditugaskan   menjadi  Sekdes untuk mendukung   terselenggaranya  pemerintahan  desa. Dengan  tujuan  meningkatkan   wawasan  dan  pengetahuan   Sekdes  dibidang   pemerintahan,  pengelolaan administrasi dan  mempersiapkan  mental PNS  dalam  menjalankan  tugasnya.

Disebutkannya,  jumlah  peserta pelatihan   dibagi  2  angkatan. Untuk  tahap  pertama  sebanyak  41 orang  yang  sekarang  ini  mengikuti latihan. Untuk  tahap kedua  adalah  Sekdes  non  PNS  yang  masih  menduduki   jabatan   Sekdes dan  Kepala  Urusan  sebanyak  119 orang. (Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan)