Kuningan Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Pada Musrenbang Provinsi Jawa Barat

KUNINGAN,- Meskipun di tengah pandemik Covid-19, Musrenbang Provinsi Jawa Barat dalam rangka penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) 2021 tetap dilaksanakan pada Rabu (21/04/2020). Sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19, Musrenbang ini dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara virtual, melalui aplikasi video-meeting. Dalam kegiatan tersebut, Bupati, Wakil Bupati Kuningan dan Ketua DPRD Kab. Kuningan didampingi Kepala Bappeda mengikuti Musrenbang Provinsi Jawa Barat di Aula Bappeda Kabupaten Kuningan.

Gubenur Jawa Barat, H. Ridwan Kamil saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa pada perencanaan tahun 2021, tema pembangunan Jawa Barat adalah Meningkatkan Daya Saing Daerah melalui Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Sistem Kesehatan Daerah. Tetapi dengan adanya pandemic Covid 19 ini, selain 9 prioritas pembangunan yang tercantum dalam RPJMD Provinsi, ditambahkan 1 prioritas pembangunan yaitu Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Pandemi Covid – 19.

Adanya pandemic Covid-19, dikatakan Gubernur memang benar-benar mengubah secara drastis pelaksanaan pembangunan pada tahun 2020, hampir seluruh anggaran di-refocusing pada penanganan Covid-19, mulai dari bidang kesehatan sampai bidang ekonomi yang terdampak cukup signifikan.

Senada, dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri, H. Tito Karnavian menyampaikan, bahwa dalam penyusunan perencanaan tahun 2021, dampak pandemic Covid-19 ini berpengaruh besar pada pelaksanaan pembangunan 2021. Diperkirakan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang melambat, peningkatan pengangguran, peningkatan kerawanan sosial/kriminalitas, angka kemiskinan naik, rawan pangan, kesenjangan sosial ekonomi meningkat, penurunan kontribusi dari sektor pariwisata, industri, dan jasa pada pertumbuhan ekonomi, Inflasi meningkat, serta pembangunan infrastruktur terhambat.

Oleh karenanya, menurut Mendagri, daerah harus mengantisipasi hal tersebut dalam penyusunan perencanaan daerah 2021 dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian sebagaimana aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama menekankan, bahwa Pemkab Kuningan melalui Bappeda sedang melakukan kajian khusus terkait dampak Covid-19 ini terhadap ekonomi masyarakat, terutama pada proyeksi angka kemiskinan dan pengangguran yang menjadi isu strategis daerah. Kajian ini nantinya akan digunakan untuk pengambilan kebijakan terkait program/kegiatan dalam upaya recovery ekonomi masyarakat pasca Covid-19 serta penyesuaian target kinerja daerah.

Namun dalam kondisi yang serba memprihatinkan ini, nyatanya Kabupaten Kuningan masih mampu mengukir prestasi di ajang Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) 2021. Pada acara Musrenbang Provinsi Jabar, diumumkan bahwa Kabupaten Kuningan menerima penghargaan PPD 2021 sebagai Peringkat 3 kualifikasi Juara Terbaik Inovasi Inspiratif Daerah Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan tema Desa Pinunjul (Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk Peningkatan Ekonomi Kerakyatan).

Kepala Bappeda Kuningan, Ir. Usep Sumirat menyampaikan, bahwa prestasi ini diraih atas kerja keras seluruh perangkat daerah dalam upaya mewujudkan Visi Kuningan Maju Berbasis Desa 2023, untuk itu pihaknya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kerja yang baik antara jajaran Bappeda dengan perangkat daerah di Kabupaten Kuningan. (Bid IKP/Diskominfo)