Kuningan Summit Dengan Program " Semalam di Perbatasan"

Kategori: 

Program Kuningan Summit yang telah bergulir selama kurang lebih 2 tahun telah menghasilkan beberapa kemajuan dalam segala bidang baik pendidikan, ekonomi, kesehatan serta daya beli masyarakat perbatasan. Hal tersebut memang merupakan tujuan dari diadakannya program kerjasama ini yang digagas oleh Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda. Untuk lebih memantapkan program tersebut berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka mewujudkan masyarakat daerah perbatasan yang lebih maju dan sejajar dengan masyarakat yang dekat dengan pusat kota atau pemerintahan.

Salah satu Program yang menunjang Kuningan Summit itu Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Bapeda dan Badan Koordinasi Antar Daerah ( BKAD ) menggelar “ Semalam di Perbatasan “. Program ini merupakan salah satu upaya guna menampung berbagai usulan, keluhan serta keluh kesah masyarakat perbatasan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Kepala Bapeda Kabupaten Kuningan, Semalam di Perbatasan ini merupakan salah satu upaya untuk menampung berbagai aspirasi, keluhan serta keinginan masyarakat yang ada di perbatasan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat sehingga mereka bisa hidup layaknya warga kota yang dekat dengan pusat pemerintahan.
Dalam kegiatan ini digelar saresehan antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Kepala Desa Perbatasan, warga masyarakat, tokoh ulama, tokoh masyarakat serta para pemuda setempat. Acara ini digelar selama 2 hari bertempat di Alun-alun Desa Sukamaju Kecamatan Cibingbin, hari Jumat dan Sabtu 26-27 April 2013.
Dalam saresehan tersebut mengemuka semua persoalan dan keluh kesah warga perbatasan yang disampaikan secara langsung kepada Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda, Ketua TP PKK, Hj. Utje Ch. Suganda, Kepala Bapeda, Dr. Dian Rahmat Yanuar, Asisten Pemerintahan, Drs. Amirudin, M.Si serta para pejabat terkait yang hadir dalam kesempatan tersebut.
“ Melalui kegiatan ini alhamdulilah dapat kita tampung berbagi keluhan masyarakat mulai dari sarana jalan, jembatan, sekolah sampai kesulitan lapangan pekerjaan,” jelas Dian.
Sementara itu Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda mengemukakan, Kabupaten Kuningan sangat konsen dan memperhatikan daerah perbatasan, ini terbukti dengan banyaknya program yang Pemerintah Kabupaten Kuningan kucurkan untuk kemajuan daerah perbatasan, jalan-jalan, sekolah, dan sarana lainnya sangat bagus sehingga masyarakat perbatasan dalam melakukan kegiatan pendidikan, ekonomi tidak mengalami kendala apapun.
Kedepanpun melalui program Kuningan Summit kita akan tetap konsen membangun daerah perbatasan ini, kita akan membangun Waduk Kuningan atau Waduk Cileuweung yang terletak di Kecamatan Cibeureum, Karang Kancana dan Cibingbin ini bertujuan untuk irigasi lahan persawahan sampai ke daerah Brebes dan Cilacap Jawa Tengah. Untuk itu kami mengharapkan kerjasama dan partisipasinya untuk terus mensukseskan berbagai program karena ini semata-mata untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat. Selain itu juga kita sudah membangun Sekolah Luar Biasa yang terletak persis di perbatasan antara Kuningan dan Jawa Tengah tepatnya Desa Pananggapan Kecamatan Banjarharjo Jawa Tengah. Tegas Aang.
Dalam Kesempatan tersebut juga dilaksanakan Jalan Sehat yang diikuti oleh masyarakat, Pelajar dan umum dari berbagai desa yang ada di Kecamatan Cibingbin. Bupati Kuningan memberikan 2 buah lemari es untuk door prize jalan sehat tersebut. ( Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).