Musrembang, Pemantapan Daya Saing Daerah

Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang ) adalah salah satu rangkaian dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD tahun 2017. Proses perencanaan pembangunan ini dilaksanakan satu tahun sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai. Tahapan penyusunan RKPD ini dilaksanakan melalui proses berjenjang dengan mengacu kepada norma dan aturan sistem perencanaan yang berlaku saat ini. Rujukan yang digunakan untuk panduan penyusunan dokumen perencanaan daerah adalah Permendagri No 54 Tahun 2010 beserta lampiran-lampirannya.
 

Menurut Sekretaris Daerah, H. Yosep Setiawan dalam laporannya, Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2017 merupakan pelakanaan tahap ke-4 dari rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Kuningan tahun 2014-2018 yang mengusung visi “ Kuningan Mandiri, Agamis, Sejahtera tahun 2018 “. Setelah melalui proses analisis, konseptualisasi dan diskusi maka tema pembangunan tahun 2017 yang sekaligus menjadi tema Musrembang RKPD 2017 adalah “ Pemantapan Daya Saing Daerah “. Papar Yosep.
 

Tema ini mengamanatkan fokus pembangunan tahun 2017 adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas produk dan jasa unggulan daerah yang dimotori oleh sektor pariwisata, industri, perdagangan dan sektor-sektor pendukung lainnya.
 

Sementara itu Bupati Kuningan, Hj. Utje Ch. Suganda dalam sambutannya mengatakan, pembangunan daerah adalah pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata, baik dalam aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan berusaha, akses terhadap pengambilan kebijakan, berdaya saing, maupun peningkatan indeks pembangunan manusia.
 

Untuk itu sebagai upaya mewujudkan arahan pembangunan daerah yang tepat sasaran tentunya diperlukan mekanisme perencanaan pembangunan daerah yang dapat mewadahi aspirasi dari pihak, baik dari unsur pemerintah daerah maupun masyarakat. Oleh karena itu Musrenbang adalah upaya kita mewujudkan sistem perencanaan yang lebih baik dan dinamis, karena pada hakekatnya pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan didalamya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumberdaya yang ada dan dalam jangka waktu tertentu.
 

“ Pada kesempatan ini perlu saya sampaikan kembali, bahwa dalam rangka menindaklanjuti misi pembangunan ke-3 , meningkatkan percepatan penanggulangan kemiskinan melalui pelayanan sosial terpadu dan pemberdayaan masyarakat, dengan sasaran ngawangun lembur, Pemerintah Kabupaten Kuningan memiliki komitmen yang kuat untuk meletakan fokus pembangunan berbasis desa,“ papar Utje. ( Sumber : DoniS, Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan ).