PPK dan Pokja Dituntut Tingkatkan Kualitas Pekerjaan

Sebanyak 50 orang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan 40 orang Kelompok Kerja (Pokja) pengadaan barang dan jasa, Selasa (12/3/2015) di Hotel Horison, ikuti acara peningkatan kemampuan. Ikut menghadiri Asisten Pembangunan dan Kesra Nana Sugiana,  S.E, M.Si.

Ketua panitia Bambang Heriyanto, mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan yang berlaku serta memotivasi dan mendorong kinerja PPK dan Pokja pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam meningkatkan kualitas.

“Kegiatan ini bertujuan agar peserta memperoleh masukan untuk peningkatan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan memantapkan sikap dan semangat pengabdian untuk dapat melaksanakan tugas,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ia, materi dalam kegiatan ini yaitu pendalaman perpres 54 tahun 2010. Tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir dengan perpres nomor 4 tahun 2015.

Menurutnya, sasaran kegiatan ini adalah terciptanya kesamaan pola pikir dan persepsi terhadap kebijakan-kebijakan dan produk hukum pengadaan barang/jasa pemerintah. “Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari dan hari terakhir peserta akan melakukan pelatihan di LPSE Jawa Barat,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.Si mengatakan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah harus dilakukan dengan hati-hati. “Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa ini merupakan salah satu upaya dalam rangka percepatan pelaksanaan belanja negara guna percepatan pelaksanaan pembangunan, untuk itu perlu dipersiapkan langkah-langkah dalam pelaksanaannya,” katanya. 

Menurutnya, tahun 2016 tahapan pembangunan Pemerintah Kabupaten Kuningan yakni tahapan pemantapan sumber daya manusia, sasaran pokoknya adalah pemantapan kapasitas dan mutu sumber daya manusia. “Dengan kegiatan ini diharapkan peserta mampu menyerap dan memahami materi dari narasumber kemudian dapat meningkatkan profesionalisme kinerja dan terpenting implementasi di lapangan serta nantinya bermuara kualitas pekerjaan,” tandasnya.

Bupati berpesan kepada peserta agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan lebih profesional, teliti, dan memiliki integritas moral yang tinggi, disiplin, mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan sehingga pada akhirnya kualitas pekerjaan dapat tercapai dengan baik. ***beben ( Sumber : Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan )